Happy birthday Syauqi yang ke-18!
Gak tau kenapa ya, Allah selalu ingetin aku tentang tanggal ultahmu. Aku ga berusaha mengingatnya, tapi selalu aja muncul bahwa “dikit lagi 9 mei, ultah syauqi nih.”
Aku udah ucapin ultahmu berapa kali, sih?
Mungkin kedengarannya kayak annoying soalnya aku sering ucapin, (tapi mungkin kamu gak inget akan hal itu!) Ya sih, cuma aku doang kayaknya yang inget.
Semoga kamu selalu jadi orang yang baik, bahkan lebih baik lagi. Makin sholeh, rendah hati, penyabar, penyayang pokoknya semua doa yang baik-baik itu selalu menyertaimu.
Semoga selalu sehat.
Dimudahkan rezekinya, dan semoga salah satu rezekimu itu adalah bisa meneruskan pendidikanmu di Madinah.
Kamu lelaki yang hebat,
Yang mementingkan masa depanmu,
Kamu orang yang punya tekad yang kuat buat dapatin apa yang selama ini kamu inginkan.
Semoga Allah menerima doamu, dan melancarkan segala urusanmu sampai kamu bisa lanjutin pendidikanmu di Madinah. Pokoknya aku benar-benar kagum. Tau orang kagum kayak gimana, gak, sih?
Semoga selalu jadi kebanggaan orangtua mu ya, Qi.
Sebenarnya ... banyak yang mau aku sampaikan, tapi aku bingung bilangnya.
Jujur, aku pengen banget ucapin lewat DM, tapi ku cek tadi malam, Instagram-mu ga ada. Mungkin kamu nonaktifin IG-mu? Atau malah hapus IG?
Yaudah, aku ucapkan lewat sini saja, yang terpenting itu lewat doa. Ya kamu gak tau, tapi inshaAllah doanya sampai dan kamu bisa merasakan bahwa banyak orang yang selalu doain untuk kebaikan dirimu.
Aku pantas kan, ya, ucapin seperti ini?
Yang ku rasakan, aku takutnya malah kamu mikir yang enggak-enggak, atau aku takut malah kamu jadi risih, malah yang paling ku takutkan adalah jadi benci sama akuuuu 😥.
Tapi gapapa, deh.
Aku berusaha ikhlas nerima itu semua nantinya, bagaimanapun endingnya aku cuma berdoa semoga aku bisa ikhlas.
Jadi curhat kan ... ya, abis, aku mau ucapin lewat mana lagi, mending semuanya kutaruh disini.
Btw, kamu kapan baca ini ya? Apa gaakan pernah sampai ke kamu? Aku takut akhirnya; aku hanya bisa pendam rasa ini tanpa ada balasan sedikitpun dari orang yang kusuka, yaitu kamu.
Semoga kamu tau ya. Tapi kalau kamu gasuka, gausah bilang, ngejauh aja, ok :D
Aku gak tau, kapan ini akan berakhir. Tapi aku berusaha kuat. Perjalanan kita masih panjang, kan?
Aku juga mau sibuk dengan pendidikanku, mau banggain orang tua juga ....
Siapapun wanita yang menjadi pendampingmu nanti, aku yakin dia adalah wanita yang luar biasa dan selalu bahagia (karena bisa sama kamu).
Dah, Qi.
– 9 Mei 2021
Jadi curhat kan ... ya, abis, aku mau ucapin lewat mana lagi, mending semuanya kutaruh disini.
Btw, kamu kapan baca ini ya? Apa gaakan pernah sampai ke kamu? Aku takut akhirnya; aku hanya bisa pendam rasa ini tanpa ada balasan sedikitpun dari orang yang kusuka, yaitu kamu.
Semoga kamu tau ya. Tapi kalau kamu gasuka, gausah bilang, ngejauh aja, ok :D
Aku gak tau, kapan ini akan berakhir. Tapi aku berusaha kuat. Perjalanan kita masih panjang, kan?
Aku juga mau sibuk dengan pendidikanku, mau banggain orang tua juga ....
Siapapun wanita yang menjadi pendampingmu nanti, aku yakin dia adalah wanita yang luar biasa dan selalu bahagia (karena bisa sama kamu).
Dah, Qi.
– 9 Mei 2021
Komentar
Posting Komentar